Kamis, September 17, 2026

Ini Yang Disampaikan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban Dalam Pembukaan Kongres FPE

kamiparho.org-Jakarta Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menghadiri Pembukaan Kongres ke VI Federasi Pertambangan dan Energi (FPE) – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dengan tajuk “Membangun Sosial Dialog Sebagai Kerangka Meningkatkan Kesejahteraan Anggota” di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara. Rabu (10/11/2021)

Dalam sambutannya, Presiden Elly Rosita Silaban menyampaikan bahwa, “benar, salah satu Federasi yang terbaik yang ada di KSBSI adalah FPE, walaupun ini adalah Gentlemen Agreement atau belum tertulis, tetapi harus kita akui bahwa FPE adalah terbaik secara iuran dan data base keanggotaan.” kata Elly Rosita Silaban

“kita harus bicara yang baik, seperti halnya apa yang sudah dilakukan serikat buruh adalah berbuat yang terbaik untuk anggotany, bicara capaian capain dan bukan hal yang buruk tanpa pernah menyebut keberhasilan yang telah kita lakukan.”

BACA JUGA :   Masih Banyak Pelanggaran Ketenagakerjaan Di HPI-Agro, DPC FSB Kamiparho Landak Tempuh Jalur Litigasi

Menyinggung tentang keselamatan kerja (K3) di materi ZOOM hari ini, “apa yang akan dilakukan oleh Pengusaha, serikat Buruh dan Pemerintah tentang K3 setelah pandemi, yang menjadi masalah kita, masyarakat Indonesia tidak pernah memikirkan tindakan prefentifnya, selalu mencari jalan keluar setelah kita tertimpa bencana.”

“Ada sedikit kritik buat pemerintah, ada kemudahan untuk investasi terutama di pertambangan seperti di UU Ciker, tetapi menurut penelitian itu, diklausal investasi tidak otomatis ada yang mengatur perlindungan HAM, perlindungan ketenagakerjaan, buruh anak dan sebagainya, dan itu mungkin ada, tetapi tidak di implementasikan, untuk itu kurangnya kepengawasan ketenagakerjaan harapannya agar menjadi efektif lagi.” kata Elly Rosita Silaban

BACA JUGA :   Sekjen KSBSI Bantah Klaim Menaker Terkait Permenaker No.2 Tahun 2022 Atas Rekomendasi Stakeholder
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban ketika berbicara di depan peserta Kongres FPE Ke VI Hotel Mercure Ancol

“Beruntung Federasi Pertambangan ini adalah sektor yang padat modal, dan tidak begitu berdampak oleh pandemic, dibanding sektor manufaktur, pariwisata, dan lain sebagainya, nah untuk itu kita semua bersama KSBSI akan mencoba membuat data data yang akan dibuat acuan untuk mempengaruhi kebijakan Pemerintah.”

“Ketika ada tuntutan, kita harus ada data, misal upah mana yang akan kita tuntut naik, apakah layak KSBSI meminta kenaikan upah di sektor perhotelan. ketika mereka terdampak pandemi.” tentu tidak. ungkap Elly Rosita Silaban

“Dan yang paling penting adalah kita sebagai serikat buruh bisa dianggap mitra yang memang bisa berkolaborasi, mengedepankan dialog, terbuka, dan ikut men design kebijakan teruntuk serikat buruh.”

BACA JUGA :   Hari Ke Dua Rangkaian Kunjungan SP/SB dan APINDO Ke BBPLK Bandung

 

“Harapanya dikongres ini bisa memilih pemimpin pemimpin yang terbaik sehingga FPE akan semakin dikenal dan tumbuh besar sebagai organiasi buruh, dan jangan lupa disertakan peran perempuan, kesetaraan gender.” saya kan marah itu ke pak Riswan, tandas Elly Rosita Silaban

“Lalu ada kebijakan yang membawa kita ke isu globalisasi ini, kita harus memandang dengan helikopter view dan bukan lagi memakai “kaca mata kuda” dan KSBSI telah membuat buku New Sosial Kontrak, karena kontrak kontrak lama sudah tidak berlaku lagi sekarang.”

“Bagaimana serikat buruh itu mengambil peran, men design, mempengaruhi kebijakan, dan memastikan bisnis berjalan. supaya buruh tetap mendapatkan kesejahteraanya.” pungkas Elly Rosita Silaban
(RED/HTS/KMP)

Selengkapnya simak video dibawah ini

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

May Day 2022, Ini Sikap KSBSI Kepada Pemerintah

Jakarta- Setiap tanggal 1 Mei, biasanya diperingati Hari Buruh Internasional atau ‘May Day’. para pekerja/buruh termasuk Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) ikut merayakannya....

Forum JAGA SAWITAN, Gelar Dialog Sosial Untuk Kerja Layak dan Berkelanjutan Sektor Sawit

KAMIPARHO.ORG, BALI – Jaringan Ketenagakerjaan untuk Sawit Berkelanjutan (Jaga Sawitan) menggelar agenda Dialog Sosial Nasional untuk pertama kalinya sejak dideklarasikan pada Februari yang lalu. Dialog...