Kamis, September 17, 2026

PK Komisariat FSB KAMIPARHO PT MAS Kalbar Resmi Dilantik

Kalbar – Perkuat Organisasi dan Perjuangkan Perlindungan serta Kesejahteraan Pekerja, Jumat 11 September 2026 — Pengurus Komisariat (PK) Federasi Serikat Buruh Makanan, Minuman, Pariwisata, Restoran, Hotel dan Tembakau (FSB KAMIPARHO) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) PT Mitra Andalan Sejahtera (MAS) resmi dilantik Oleh Korwil KSBSI Kalbar.mewakiki DPP Kamiparho, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Wajok Hilir Kec.Jungkat Kab.Mempawah

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat keberadaan organisasi serikat buruh di lingkungan perusahaan sekaligus meningkatkan peran PK FSB KAMIPARHO KSBSI sebagai wadah perjuangan dan perlindungan hak-hak pekerja.
Kegiatan pelantikan dihadiri oleh jajaran Korwil KSBSI Kalimantan Barat, Organizer FSB KAMIPARHO KSBSI, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, serta para pekerja dan tamu undangan lainnya.

BACA JUGA :   Dirumahkan Hanya Dibayar 10 Persen, PT Kemang Food Industries/ Kemfood Di Demo Buruh

Dalam sambutannya, Suherman Korwil KSBSI Kalbar menyampaikan bahwa pelantikan pengurus komisariat bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi merupakan awal dari tanggung jawab untuk membangun organisasi yang kuat, demokratis, solid, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota.

“Pengurus yang dilantik harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara buruh dengan perusahaan. Utamakan dialog, musyawarah, dan penyelesaian masalah secara konstruktif, dengan tetap memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PK FSB KAMIPARHO KSBSI PT Mitra Andalan Sejahtera, Ibu Siti Fatimah, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

BACA JUGA :   Jaga Hubungan Industrial, FSB Kamiparho Bertemu Dengan Manajemen PT Daya landak Plantation

Menurutnya, kepengurusan yang baru akan fokus pada penguatan solidaritas anggota, peningkatan pemahaman tentang hak dan kewajiban pekerja, keselamatan dan kesehatan kerja, jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan, serta membangun hubungan industrial yang harmonis.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Organisasi harus hadir untuk anggota, memperjuangkan kepentingan pekerja sekaligus membangun hubungan yang baik dan produktif dengan perusahaan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya peningkatan kepesertaan dan pemahaman pekerja terhadap program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi PK FSB KAMIPARHO KSBSI PT Mitra Andalan Sejahtera untuk membangun organisasi yang solid, profesional, komunikatif dan responsif terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan.

BACA JUGA :   SP/SB dan LSM Gelar Diskusi Bersama Bahas Perubahan Iklim dan Transisi yang Adil

Dengan kepengurusan yang baru, seluruh anggota diharapkan semakin memperkuat persatuan dan solidaritas.
“Bersatu, Bergerak, Berjuang untuk Buruh Sejahtera.”

Tentang FSB KAMIPARHO
FSB KAMIPARHO merupakan federasi serikat buruh yang berkomitmen menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi pekerja/ buruh memperkuat kebersamaan, meningkatkan perlindungan hukum, serta mendorong hubungan industrial yang konstruktif dan berkeadilan sangat di sayangkan pihak managemen tidak.hadir padahal kehadiran serikat buruh bukan sebagai musuh perusahaan tapi sebagai mitra perusahaan dalam meningkatkan produktivitas pekerja / buruh ujar suherman

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

APINDO Pastikan Gugat Gubernur Anis Pekan Ini, Terkait Revisi UMP 2022

Kamiparho.org-JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedianya akan digugat terkait kenaikan UMP 2022, dan akan dilayangkan pekan ini. Imbas Anies yang merevisi kenaikan UMP...

Maria Emeninta: Pentingnya Memasukkan isi Konfensi ILO 190 Kedalam PKB

KAMIPARHO, JAKARTA - Maria Emeninta Koordinator Regional ACV-CSC mengatakan pentingnya memasukkan isi Konfensi ILO 190 tentang kekerasan dan pelecehan berbasis gender kedalam negosiasi Perjanjian...