Kamiparho.org-Depok, Komisi Kesetaraan Nasional (K2N) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) mengelar acara Sarasehan Aktifis perempuan KSBSI, bertajuk “Memperkuat Solidaritas dan Perjuangan Aktifis Perempuan”, Hotel Bumi Wiyata, Depok, Rabu (27/10/2021)
Acara yang yang diadakan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional KSBSI, sedianya akan berlangsung selama dua hari, 27-28 Oktober 2021, dihadiri oleh pengurus komite K2N KSBSI se Indonesia, dan dibuka langsung oleh Presiden KSBSI Ibu Elly Rosita Silaban.
Dalam sambutannya, Elly Rosita Silaban lebih menyinggung soal pentingnya sebuah regenerasi, terutama calon perempuan pemimpin di lembaga KSBSI, bahwa, beliau tidak mau menjadi Presiden perempuan terakhir di KSBSI, harus ada yang mengantikan saya kelak dikemudian hari.
Untuk itu, beliau berpesan kepada para perempuan KSBSI untuk lebih berperan aktif, setidaknya dimulai dari lingkup keluarga sampai di tempat kerja atau di sebuah organisasi.
Mendorong kepada aktifis perempuan KSBSI untuk lebih memperkuat lagi, solidaritas dan lebih memperjuangkan isu isu perempuan,
Seperti yang kita ketahui bahwa kesetaraan mengacu hak, tanggung jawab, kesempatan yang sama antara perempuan dan laki laki, atau menuntut persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, baik dilingkungan sosial, dalam urusan politik, hak asasi manusia (HAM), pendidikan dan demokrasi.
Di Indonesia, kemajuan akan gerakan kesetaraan gender sudah lebih baik, peranan perempuan terbilang cukup signifikan dalam kepemimpinan, akan tetapi, nyatanya masih sering kita temukan pelanggaran atas kesetaraan, minimnya kesadaran hukum perempuan untuk membela hak hak kesetaraan, norma budaya tradisional Indonesia yang membatasi peran perempuan.
Presiden Elly Rosita Silaban juga berpesan bahwa aktifis perempuan harus bisa mempraktekkan menjadi manusia yang berkualitas, artinya berkualitas dari segenap aspek kehidupan, (RED/HTS/KMP)




