Kamis, September 17, 2026

Perlunya Penguatan PKB yang Responsif Gender untuk Mendorong Perlindungan Pekerja Perikanan

kamiparho.org–Bali–Hari ini Konferensi Perburuhan Regional Asia Tenggara untuk pekerjaan yang layak dan ketahanan di sektor perikanan dan pengolahan makanan laut resmi di buka. Agenda ini berlangsung di Bali pada, 5-8 September 2022.

Sebelumnya, ILO bersama unsur Tripartit dari negara anggota forum Ship to Shore Rights South East Asia (SEA) melakukan rapat koordinasi dan persiapan jelang Konferensi Perburuhan Asia Tenggara tentang pekerjaan yang layak dan ketahanan dalam penangkapan ikan dan makanan laut sektor pengolahan (Konferensi Perburuhan Laut yang Adil) yang rencananya akan di laksanakan hari ini di Bali.

BACA JUGA :   Gelar Seminar, KSBSI Susun Kertas Posisi Terhadap UU P2SK dan Jaminan Sosial

Melalui revitalisasi SEA Forum for Fishers, Konferensi ini akan mempertemukan para pemangku kepentingan dari Asia Tenggara dan menjawab tantangan perlindungan tenaga kerja bagi pekerja di sektor perikanan dan pengolahan makanan laut yang seringkali merupakan migran, berupah rendah, di ekonomi informal dan pekerjaan tidak tetap.

Konferensi Perburuhan Laut yang Adil akan mengadopsi pendekatan terpadu untuk mempromosikan pekerjaan yang layak dan migrasi tenaga kerja yang aman di sektor perikanan dan pengolahan makanan laut di dan dari Asia Tenggara.

Agenda ini di buka langsung oleh Basilio Dias Araujo, Deputi Menteri Koordinator Bidang Kedaulatan dan Energi Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Turut memberi sambutan juga Michiko Miyamoto, Direktur Negara untuk Indonesia dan Timor Leste, Delegasi Uni Eropa untuk ASEAN Yang Mulia Duta Besar Igor Driesmans (via video). Turut hadir dari KSBSI yakni Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban dan Sekjen FSB Kamiparho Sulistri.

BACA JUGA :   Persiapan L20 Tahun 2022, Serikat Pekerja / Serikat Buruh Lakukan Diskusi Just Transition

Dalam kesempatan tersebut, sebagai salah satu panelis diskusi, Presiden KSBSI Elly Rosista Silaban menyampaikan bahwa pentingnya mendorong jejaring atau relasi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan di tingkat regional.

“Mendorong peran pemangku kepentingan dalam perlindungan tenaga kerja dan manajemen pekerja migran, serta kebijakan dan praktik baik juga harus dikuatkan.” katanya.

BACA JUGA :   Jejaring Serikat Pekerja/Buruh Sektor Maritim Lakukan Audinesi ke Kemenlu Bahas Permasalahan Maritim

Sulistri Sekjen FSB Kamiparho yang juga sebagai salah satu panelis di sesi migrasi yang adil dan pekerjaan yang layak di sektor pengolahan ikan dan makanan laut, menegaskan bahwa, “Mendorong pekerjaan yang layak diperusahaan-perusahaan pengolahan hasil laut, khususnya gender dan perberdayaan perempuan, mendorng perempuan sebagai negosiator Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dan mendorong PKB yang responsif gender.” jelasnya. (RED/HTS/MKJ)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Masih Soal Polemik UMP DKI Jakarta Pasca Direvisi Oleh Pemprov

Kamiparho.org-JAKARTA, Masih soal polemik penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta pasca Gubernur Anis Baswedan merevisi Pergub Nomor 1395 Tahun 2021 tentang UMP DKI...

PK Mesindo Gelar Rapat Komisariat, Memilih Kepengurusan Periode 2021-2023

Kamiparho.org-JAKARTA, Pengurus Komisariat (PK) Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Hotel Restoran dan Tembakau (KAMIPARHO)-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) PT Mesindo Tekninesia...

DPP FSB KAMIPARHO Hadiri Perundingan PKB PT Cemaru Lestari

KAMIPARHO.ORG, Landak - Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) melakukan kunjungan konsolidasi ke anggotanya...

Selamat menyambut Bulan Suci Ramdhan 1446 H.

Pengurus Komisariat Federasi Serikat Buruh Makanan Minumpan Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (PK FSB KAMIPARHO) Wlmar Dumai Pelitung mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramdhan...