Kamis, September 17, 2026

SP/SB dan LSM Gelar Diskusi Bersama Bahas Perubahan Iklim dan Transisi yang Adil

Kamiparho.org, JAKARTA – Perubahan Iklim beserta dampaknya telah merubah berbagai aspek kehidupan yang berpengaruh besar terhadap masa depan buruh dan pekerja di Indonesia. Persoalan ini makin serius dibahas Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) bersama Koalisi Serikat Buruh Serikat Pekerja (SP/SB) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bekerja di isu lingkungan dan Ketenagakerjaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berencana melakukan penutupan pada beberapa sektor industri, terutama batu bara beserta industri pasokannya yang terkait langsung dengan dampak perubahan iklim.

Sayangnya isu ini belum mendapat perhatian serius dari sebagian besar pemangku kepentingan sementara pemanasan global telah berdampak semakin buruk terhadap semua sektor ekonomi, sosial dan industri.

BACA JUGA :   Pentingnya Menjaga Hubungan Industrial Agar Tetap Harmonis

Maria Emeninta, Koordinator Koalisi SP/SB untuk Climate Change dan Just Transition memaparkan ‘Transisi yang Adil dalam Ketenagakerjaan Indonesia’ dan Upaya-upaya yang sudah dilakukan SP/SB untuk mengakomodir Transisi Berkeadilan di Indonesia dan update COP27.

Secara khusus Ia mengupdate beberapa hal yang berkaitan dengan transisi energi yang sudah dikomunikasikan di beberapa forum global seperti di Glasgow Cop tahun lalu dan menjadi agenda di Presidensi G20 yang baru saja berakhir.

BACA JUGA :   Kadisnaker Kota Depok Enggan Membawa Aspirasi Buruh Terkait Besaran UMK 2022

“Kita tahu kalau pemerintah sudah melakukan, sudah menyusun, sudah mendesain sejumlah kebijakan program, mitigasi, adaptasi yang juga menjadi injury time dalam Nationally Determined Contribution (NDC), microchip Indonesia untuk pengurangan emisi,” kata Maria saat berbicara dalam forum aliansi SP/SB untuk Climate Change dan Just Transition yang digelar di Gedung Cimandiri One, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/12/2022).

Ia menyoroti program dan kebijakan Pemerintah terkait Climate Change dan Just Transisi dalam bidang ketenagakerjaan.

BACA JUGA :   Buruh PT Tunas Kreasi Perkasa KCP Makassar Kembali Lakukan Mogok Kerja

“Jadi yang jelas, Road map ketenagakerjaan memang masih menjadi sesuatu yang kita pertanyakan dari program besarnya pemerintah Indonesia ini,” terangnya.

Ia mengajak SP/SP dan LSM yang tergabung dalam aliansi untuk dapat mempertajam dan berkolaborasi untuk berbagai hal-hal yang menjadi concern bersama ke depan.

“Kita tau kalau ini harus juga sesuatu yang diperlukan untuk menyeimbangkan apa yang kita lihat dari program pemerintah untuk transisi energi dengan sektor-sektor yang lain yang menjadi fokus bersama, terutama 5 sektor utama yang menjadi fokus kebijakan negara.” tandasnya. (sumber;ksbsi.org)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Vaksin Booster Digratiskan Mulai 12 Januari, Simak Syarat Dan Ketentuannya

Kamiparho.org-JAKARTA, Pemerintah memutuskan untuk memberikan gratis vaksinasi ketiga COVID-19 atau booster bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun berikut syarat dan ketentuan yang haris diperhatikan bagi penerima...

SE THR 2022 Resmi Diterbitkan, Tak Ada Alasan Pengusaha Tak Berikan THR

Kamiparho.org-Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) resmi mengeluarkan S.E No.M/1/Hk/04/IV/22 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2022 Bagi...

Mencari Peta Jalan Menuju Industri Sawit Yang Berkeadilan

KAMIPARHO.ORG, JAKARTA - Supardi, salah satu Steering Comitee JAPBUSI yang juga Ketua Umum DPP FSB KAMIPARHO mengatakan bahwa industri sawit terutama di sektor perkebunan...