Kamiparho.org-DEPOK, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (KAMIPARHO)-Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) berhasil melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama terkait Peningkatan hubungan industrial yang harmonis melalui dialog sosial yang kontruktif dan berkeadilan dengan Management PT Bumiputera Wisata di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Kamis (23/12)
Agenda yang diinisiasi oleg DPP FSB Kamiparho ini adalah dalam rangka meningkatkan hubungan industrial yang harmonis antara anggota Serikat Buruh FSB Kamiparho-KSBSI dengan Management PT Bumiputera Wisata (Hotel Bumi Wiyata) Depok, kaitanya dengan peningkatan dialog sosial yang kontruktif dan berkeadilan.
Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara DPP FSB Kamiparho dengan PT Bumiputera Wisata meliputi,
- Menjamin kelangsungan, ketenangan berusaha dan kenyamanan bekerja serta kelancaran bisnis.
- Menyelesaikan segala permasalahan yang timbul baik hak maupun kewajiban antara pihak pengusaha dengan serikat buruh melalui perundingan bersama secara musyawarah mufakat.
- Membangun koordinasi, kolaborasi secara simultan demi tercapainya kesejahteraan bersama.
Hadir dalam agenda tersebut, dari perwakilan buruh, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, Supardi, S.H M.H selaku Ketua Umum FSB Kamiparho, Sulistri, S.H M.H selaku Sekjen, Alson Naibaho, S.H selaku Konsolidasi dan Rudi Gunawan selaku Pengurus Komisariat Hotel Bumi Wiyata beserta jajaranya, sedangnkan dari perwakilan management, Deddy Herupurnomo, S.E selaku Direksi PT Bumiputera Wisata, Dida Kurniadi selaku General Manager, Haidir Rashid selaku Eksekutif Asisten Manager, Bontor Sianipar selaku Controler.
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menyambut baik agenda penandatanganan nota kesepakatan bersama ini, “bahwa sebagai pengurus serikat kita juga harus menunjukkan pencapaian-pencapaian organisasi karena itu akan jadi pelecut semangat kawan-kawan buruh untuk berbuat sesuatu untuk kelangsungan kesejahteraan anggota dan bisnis.” katanya
“Bahwa kami percaya sosial dialog menjadi kekuatan bersama untuk menyelesaikan masalah apapun itu, tidak ada masalah yang tidak terselesaikan dengan duduk bersama.” jelasnya
“Dengan dialog sosial adalah komitmen kami untuk meningkatkan hubungan industrial yang harmonis, itu lah kunci utama menjaga hubungan industrial.” lanjutnya

Seraya sependapat dnegan pejelasan Elly Rosita Silaban, Direksi PT Bumiputera Wisata Deddy Herupurnomo, S.E mengatakan “jujur kami merasa bahagia atas inisiasi kesepakatan ini, bahwa Management akan berusaha berkolaborasi dengan serikat buruh untuk bersama sama melaksanakan hak dan kewajiban secara terbuka dan saling percaya.” katanya
“Permasalahan ketenagakerjaan kerjaan yang ada di Hotel Bumi Wiyata Depok mungkin akan tetap ada, wajar saja, itu dinamika, akan tetapi kita tetap berpedoman dengan sosial dialog.” ungkapnya
“Dan alhamdulillah pasca Covid-19 melanda, perlahan tapi pasti kondisi hotel Bumi Wiyata sudah mulai membaik secara finansial dan seiring hal itu pastinya hubungan industrial akan semakin membaik.” harapnya
“Management dalam hal ini juga sudah menyiapkan strategi, program dan target kerja untuk tahun depan, dan semoga dengan dukungan kita semua Hotel Bumi Wiyata akan lebih baik lagi.” tutupnya
Sebelumnya akibat pandemi covid-19 membuat insdustri perhotelan lesu, situasi yang sulit menyebabkan timbulnya permasalahan ketenagakerjaan yang kompleks. Dan saat ini kondisi hotel sudah mulai membaik, tamu mulai berdatangan, meeting digelar, wedding, dan kegiatan lainya, harapanya di awal tahun 2022 sudha mulai normal, saat ini kmai terkendala terbentur regulasi PPMK level 2, pembatasan untuk kegiatan di hotel masih 75 % kata Soleh Sekretaris Pengurus Komisariat FSB Kamiparho Hotel Bumi Wiyata
“Hotel sekarang sudah mulai menerapkan asas keterbukaan, artinya dari segi finansial kami diberi ruang dislog. Mudah-mudahan mulai awal tahun 2022 mendatang akan normal kembali.” harapnya (RED/HTS/KMP)




