Kamiparho.org-JAKARTA, Dewan Pengurus Pusat (DPP) FSB Kamiparho-KSBSI siang ini melakukan audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Setelah sebelumnya paginya juga mengelar audiensi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Selasa ( 14/12 )
Pertemuan ini dilakukan disela-sela agenda Rapat Koordinasi Kadisnaker Daerah dengan Dirjen PHI dan Jamsos di Hotel Pullman Central Park, Tanjung Duren. Jakarta Barat. Menindak lanjuti terkait dampak pandemi covid-19 tehadap sektor pariwisata serta strategi recovery pasca pandemi.
Dalam keteranganya Ketua Umum FSB Kamiparho Supardi, S.H M.H menjelaskan bahwa ” agenda audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam hal ini adalah Dirjen PHI dan Jamsos Dra Indah Anggoro Putri M Bus terkait dampak covid -19 terhadap sektor pariwisata. ” katanya

“Kami berterima kasih telah diberi kesempatan beraudiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan terkhusus Dirjen PHI dan Jamsos.” ujarnya
“Karena ini penting mengingat dampak covid 19 ini begitu kami rasakan terutama anggota kami disektor pariwisata dan horeca dan buruh pada umumnya. Banyak anggota kami yang di PHK, dibayar setengah upah, dan THR yang belum terbayar dan lain sebagainya. ” ungkapnya
“Ibu Putri tadi menjelaskan bahwa, Serikat Buruh dengan Kementerian harus bersinergi untuk pemulihan industri sektor pariwisata pasca pandemi. ” Jelasnya
“Kedepan Kementerian akan mencoba membawa issu pemulihan Pariwisata ini untuk rencana kerja di tahun 2022, tentunya dibekali data spesifik, dan harus focus.” ujarnya
“Artinya nanti akan di godok dulu, di tiap Konfederasi dengan mewakilkan satu Federasi yang focus di sektor pariwisata, Kan ada 16 Konfederasi besar di indonesia,” lanjutnya
“Nah dari hasil diskusi Konfederasi, nantinya akan dikirim setidaknya 10 orang lah peserta yang berdampak pandemi untuk mengikuti pelatihan skill di Balai Latihan Kerja (BLK) Kementerian Ketenagakerjaan.” tutupnya (RED/HTS/KMP)




