Kamiparho.org-Jakarta, Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (KAMIPARHO) adakan pelatihan tentang penguatan berorganisasi, sosial dialog dan jaminan sosial pasca pandemi Covid-19 pada, Kamis (14/04/2022).
Agenda yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Pusat FSB Kamiparho dihadiri langsung oleh Supardi, S.H, M.H Ketua Umum FSB Kamiparho, Sulistri, S.H, M.H Sekjen FSB Kamiparho, ALson Naibaho Ketua Bidang Konsolidasi, Tatik Suharti Bendahara, Dwi Istianah Ketua Komisi Kesetaraan Federasi(K2F), M Guntur Ketua Komite Pemuda dan perwakilan pengurus komisariat seluruh DKI Jakarta, dan Depok.
Pelatihan ini nantinya, juga akan diisi oleh pemateri dari BPJS Ketenagakerjaan tentang sosialisasi Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Agar para peserta mengetahui prosedur dan tata cara manfaat program JKP tersebut. Agenda sosialisasi disiarkan melalui live streaming YouTube Media Kamiparho Jakarta (MKJ).
Sedangkan pelatihan anggota tentang penguatan berorganisasi bertujuan membangun generasi pengurus yang mengedepankan dialog sosial dalam tatanan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan, bersama-sama menyelesaikan permasalahan ditingkat perusahaan secara musyawarah mufakat,demi terwujudnya ketenangan berusaha dan kenyamanan dalam bekerja.
Bangun solidaritas antar pengurus adalah kunci solidaritas antar anggota, dibutuhkan dasar berorganisasi yang kuat, struktural yang kuat, dan kebersamaan dalam membangun organisasi kamiparho ini. kata Alson Naibaho selaku Ketua Bidang Konsolidasi FSB Kamiparho.
“Dampak Covid-19 sebenarnya tidak langsung terhadap pekerjanya akan tetapi kebijakan aturan pembatasan lah yang menyebabkan situasinya menjadi sulit.” Katanya.
Supardi Ketum FSB Kamiparho dalam kesempatan yang sama, menyampaikan kepercayaan kedua belah pihak berperan penting dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis, berdialog sosial berharap menemukan solusi bersama, dengan menyatukan kepentingan bersama.
Kunci sukses dialog sosial, itikad baik, percaya diri, rasa hormat menghormati, fakta dan realita, fleksibilitas, komitmen mencari kesepakatan bersama. Berdialog sosial dan bernegosiasi tentu mempunyai trik tersendiri.
“Manfaat dialog sosial bagi hubungan industrial yang konstruktif dan berkesinambungan, merasa menemukan sebuah keadilan dengan perdamaian. Mencari jalan tengah diantara perbedaan pendapat.”katanya.
“Berembuk, menyatukan pemikiran bersama, saling bernegosiasi, berkonsultasi, pertukaran informasi, di sebuah tatanan demokrasi adalah tujuan diadakan pelatihan ini.”jelasnya. (RED/HTS/MKJ)
https://youtu.be/cHrrYN9A_jQ
TAG : #jkp #programjkp #bpjs #bpjsketenagakerjaan #bpjamsostek #kamiparho
5h




