Kamis, September 17, 2026

Ikut Dalam Perumusan RSNI, Bentuk Komitmen Kamiparho Seriusi Isu K3

kamiparho.org-Jakarta-Kemnaker dalam hal ini Direktorat Bina Pengujian Keselamatan dan Kesehatan Kerja, belum lama ini mengadakan kegiatan Penyusunan Draft/Konsep RSNI Bidang Higiene Perusahaan dan Bahan Berbahaya (Pengujian Faktor Biologi di Tempat Kerja) atau yang disebut Konsensus Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Pengujian Faktor Biologi di Udara Tempat Kerja. Agenda ini diselenggarakan di Kawasan Jakarta Pusat pada, Senin (15/08/2022).

Sulistri Sekjen FSB Kamiparho-KSBSI yang juga sebagai anggota Komite Teknis Perumusan SNI mengatakan bahwa, “Kegiatan ini ada kaitannya dengan keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Bahwa Saat ini serikat buruh sudah mulai fokus di isu kesehatan dan memandang isu K3 sebagai salah satu prioritas selain upah dan isu normatif lainnya.”

BACA JUGA :   Komite Bersama SP/SB Kembali Gelar Workshop Penguatan K3 di Tempat Kerja

“Keterlibatan pengurus serikat buruh dalam agenda RSNI ini merupakan bukti nyata, bukti keseriusan serikat buruh dalam konsen terhadap isu kesehatan bagi pekerja. Dan keterlibatan serikat buruh di penyusunan SNI ini, merupakan efeck dari kegiatan-kegiatan serikat buruh yang selama ini konsen terhadapa K3, termasuk kegiatan yang baru baru ini, tentang kertas posisi K3 yang disusun oleh Komite Bersama Serikat Pekerja / Serikat Buruh tentang K3.” jelasnya.

BACA JUGA :   KAMIPARHO Beberkan Praktik Baik Keterlibatan Serikat Buruh di Sektor Sawit

Seperti diketahui, Penyusunan panduan ini juga melibatkan BSN, dimana Badan Standardisasi Nasional (BSN) merupakan Lembaga pemerintah non-kementerian Indonesia dengan tugas pokok melaksanakan tugas pemerintahan di bidang standardisasi dan penilaian kesesuaian di negara Indonesia.

Tujuan pembentukan RSNI tentang Pengujian Faktor Biologi di Tempat Kerja ini selain sebagai gaiden, juga harapannya bisa menambah pengetahuan awal dalam mencegah adanya gangguan ataupun potensi kecelakaan dan kesehatan pekerja di tempat kerja.

BACA JUGA :   Kongres VII FSB KAMIPARHO Di Bandung, Dibuka Langsung Oleh Presiden KSBSI

“Selain itu, Panduan RSNI tersebut bisa digunanakan oleh perusahaan dalam mencegah gangguan kesehatan bagi pekerja buruh. panduan ini digunakan untuk area yang kritis dalam kategori bahaya kesehatan.” tutup Sulistri. (RED/HTS/MKJ)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Alson Naibaho Sampaikan Perkembangan PHK PT Kemfood

Kamiparho.org-JAKARTA, Pengurus Komisariat (PK) Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (KAMIPARHO)- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) PT Kemang...

Sebagai Wadah bagi Pekerja Migran Purna, Kemnaker Luncurkan Migrant Mart

Kamiparho.org-Bandung, Untuk menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meluncurkan pasar swalayan kecil (minimarket) yang diberi nama Migrant Mart. Gagasan pendirian Migran Mart ini...

Peran Peer Konselelor Dalam Pencegahan HIV AIDS Di Tempat Kerja

Kamiparho.org,JAKARTA, Komisi Kesetaraan Provinsi (K2P) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) DKI Jakarta bekerjasama dengan Universitas Yarsi Jakarta Pusat mengadakan workshop "Pencegahan HIV AIDS...

DPP FSB KAMIPARHO Gelar Pelatihan Program JKP dan BPJS Kesehatan di Pontianak

Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) menggelar Pelatihan Peningkatan Pemahaman Manfaat Program Jaminan Kehilngan...

Disela-sela Agenda ILO, Sulistri Sempatkan Berdiskusi Dengan PK FSB KAMIPARHO Hotel Novotel Manado

KAMIPARHO.ORG, MANADO - Sulistri, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) disela kegiatannya bersama ILO, menyempatkan...