JAKARTA – Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia kembali menggelar pertemuan lanjutan paska dideklarasikannya pada awal Bulan ini. Pertemuan dilakukan di kantor KSBSI Cipinang Muara Jakarta, pada Jum’at (10/07/2026).
Koalisi Besar gabungan dari 16 Konfederasi Serikat Pekerja Serikat Buruh Indonesia ini sepakat untuk terus berkomitmen dalam memperjuangkan buruh terutama dalam mengawal Rancangan Undang Undang Ketenagakerjaan yang tahun ini sedang digodok di DPR RI.
Agenda pertemuan kali ini yakni penyusunan kembali dan singkronisasi dari beberapa naskah draf RUU Ketenagakerjaan milik Konfederasi Koalisi, yang nantinya bakal di gabungkan menjadi satu draf rancangan Koalisi Besar untuk diusulkan ke DPR RI.
Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban dalam keterangannya usai pertemuan mengatakan bahwa, buruh yang tergabung dalam koalisi ini akan terus berkomitmen mengawal RUU Ketenagakerjaan yang baru.
“Dalam waktu dekat, Koalisi ini akan berjuang bersama untuk mengawal RUU Ketenagakerjaan dan akan secepatnya membuat satu draf RUU Ketenagakerjaan yang akan diusulkan oleh Koalisi nantinya.” kata Elly.
Koalisi juga akan secepatnya menyusun kembali dengan menggabungkan draf RUU usulan dari masing-masing konfederasi menjadi satu draf RUU usulan versi Koalisi Besar.
“Kami secepatnya akan berusaha berkumpul, membentuk tim kecil, dan berdiskusi menyusul RUU Ketenagakerjaan, teknisnya nanti perwakilan tim kecil gabungan federasi dan Konfederasi yang akan menyusunnya dalam waktu dekat ini.” beber Elly.
Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari KSPSI AGN, KSPSI Jumhur Hidayat, KSPSI Yorrys, KSBSI Elly Rosita Silaban, Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia), SBSI 92, GSBI, KSarbumusi serta sejumlah konfederasi buruh lainnya.(Handi/red)




