Kamis, September 17, 2026

Lobi Walikota Bitung, KAMIPARHO Dorong Keberlangsungan Usaha Sektor Perikanan Melalui Pemberdayaan Perempuan

KAMIPARHO.ORG, BITUNG – Supardi Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) mengatakan hari ini agendanya bertemu dengan Walikota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, M.M. untuk menyampaikan pernyataan bersama tentang perlindungan buruh perempuan di sektor pengolahan hasil laut, khususnya di wilayah Kota Bitung, provinsi Sulawesi Utara.

Dimana sebelumnya, pernyataan bersama tersebut sudah ditandatangani antara Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) dengan Asosiasi Perikanan Pole and Line dan Hand Line Indonesia (AP2HI) tertanggal (13/03/2023) di Jakarta.

BACA JUGA :   Berbicara Di Depan Peserta Kongres Ke V FESDIKARI, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban Berpesan Ini

“Hari ini, kami telah bertemu dengan Bapak Walikota, pertemuan berjalan hangat dan cair, pertemuan tersebut dalam rangka menyampaikan pernyataan bersama yang sudah kami tandatangani bersama dengan AP2HI tentang perlindungan perempuan di sektor perikanan pada minggu lalu.” kata Supardi saat dihubungi melalui sambungan telepon di Bitung, Jum’at (24/032023).

Supardi juga mengaku berdiskusi panjang lebar tentang sektor perikanan kaitannya mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor tersebut agar lebih baik lagi. Seperti diketahui, adanya otonomi daerah yang melarang kapal-kapal penagkap ikan yang berasal dari wilayah Bitung, terkendala aturan tentang zona wilayah yang telah ditentukan.

BACA JUGA :   Dorong Ratifikasi KILO 188, Jejaring Perikanan Gelar Audiensi dengan Menteri KKP

“Hal itu menyebabkan kurangnya pasokan bahan baku ikan bagi indutri di kota Bitung, ekspor terkendala kurangnya bahan baku.” jelasnya.

Industri perikanan di kota Bitung saat ini kekurangan pasokan bahan baku ikan, sehingga hal itu bisa berdampak ke keberlangsungan usaha.

“Untuk itu, harapan kami, Pak Wali kalau bisa dapat mengeluarkan aturan untuk mendukung keberlangsungan usaha perikanan di kota Bitung ini.” ungkapnya.

BACA JUGA :   21 Maret Dikenal Sebagai Hari Penghapusan Diskriminasi, KSBSI: Lawan Rasisme!

Terakhir, Supardi juga mengaku akan mendorong dan melakukan upaya loby tingkat nasional untuk isu ini. Ia akan mencoba melakukan audiensi dengan Kementerian KKP, agar aturan diperlonggar terkait dengan zona tangkap.
(RED/HTS/MK)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

KSBSI Gelar Pelatihan Paralegal Bagi Anggota di Sulawesi Tengah

KAMIPARHO.ORG, PALU - Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) kembali menggelar pelatihan Paralegal bagi anggotanya di provinsi Sulawesi Tengah pada, Sabtu (15/11/2025). Pelatihan bertempat di...

Kamiparho Hari Ini Gelar Webinar Sekaligus Launching K2F

Kamiparho.org-Jakarta, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (KAMIPARHO) hari ini gelar kegiatan Webinar International Women's...

Aksi Tanam Mangrove Save Muara Gembong

DPP FSB KAMIPARHO - Selain aksi-aksi buruh, Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (FSB KAMIPARHO) juga melakukan aksi-aksi lainnya yang...