Kamiparho.org-Jakarta, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (KAMIPARHO) hari ini gelar kegiatan Webinar International Women’s Day (IWD) sekaligus Launching Komisi Kesetaraan Federasi FSB Kamiparho, pada Rabu, (09/03)
Agenda yang dilakukan secara daring melalui aplikasi ZOOM ini, disiarkan langsung melalui kanal You Tube Media Kamiparho Jakarta (MKJ).
Webinar ini merupakan inisiasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Federasi Serikat Buruh (FSB) Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (KAMIPARHO) dalam hal ini Komisi Kesetaraan Federasi (K2F). Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2022 yang jatuh pada tanggal 8 Maret, sekaligus Launching K2F yang secara defakto sudah terbentuk dengan Surat Keputusan Nomor 15 yang diterbitkan oleh DPP FSB Kamiparho.
Tema dari webinar ini,”Pencegahan Kekerasan Melalui Perlindungan Hak-Hak Perempuan dan Penguatan P2K3 Di Tempat Kerja”, dengan menghadirkan pembicara sebagai berikut ;
1. Sumarjono Saragih selaku Ketua Bidang Ketenagakerjaan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)
2. Abdul Hakim Selaku Project Manager-Enchancing Prevention COVID-19 at and through workplaces International Labour Organisation (ILO)-Jakarta
3. Emma Liliefna selaku Ketua Komisi Kesetaraan Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indoneisa (KSBSI)
Untuk sesi sambutan dalam Webinar ini, antara lain oleh Dwi Istihanah S.H selaku Ketua Komisi Kesetaraan Federasi (K2F) FSB Kamiparho, Supardi, S.H,M.H selaku Ketua Umum FSB Kamiparho, Elly Rosita Silaban selaku Presiden KSBSI sekaligus membuka acara Webinar ini. Dan selaku moderator dalam acara ini, oleh Sulistri, S.H, M.H selaku Sekertaris Jendral DPP FSB Kamiparho. Sedangkan peserta webinar ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh Cabang FSB Kamiparho se Indonesia, ada 23 cabang yang ikut berpartisipasi dalam agenda ini.

Dalam sambutanya, Dwi Istianah selaku Ketua K2F mengatakan bahwa, acara Webinar Komisi Kesetaraan Federasi FSB Kamiparho dengan mengusung tema “Pencegahan Kekerasan Melalui Perlindungan Hak-Hak Buruh Perempuan Dan Penguatan P2K3 di Tempat Kerja”, acara ini adalah kegiatan perdana sekaligus launching K2F FSB Kamiparho yang sebelumnya Surat Keputusan No 15 dari DPP FSB Kamiparho tentang kepengurusan K2F. Dimana K2F ini sudah diamanahkan oleh AD/ART FSB Kamiparho.
Visi dan Misi kami adalah Komisi kesetaraan federasi fsb kamiparho menjadi komisi yang terkemuka dalam memperjuangkan isu gender beserta inklusifitas. Adapun Misinya yakni, Perempuan Kamiparho konsisten memperjuangkan kesetaraan gender. Berkomitmen melakukan advokasi buruh perempuan di tempat kerja. Kampanye melawan diskriminasi, kekerasan dan pelecehan seksual berbasis gender.

Dalam kesempatan yang sama Supardi, S.H,M.H mengatakan bahwa, Webinar ini diikuti oleh 23 Cabang FSB Kamiparho di seluruh Indonesia, harapan kami perempuan-perempuan Kamiparho bisa lebih kreatif dan cerdas dalam menyuarakan hak-hak Perempuan di tempat kerja.
Bagaimana peran perempuan aktif di dalam organisasi, baik tingkat cabang sampai ke tingkat perusahaan, lalu bagaimana kita bisa lebih mendorong peran aktif perempuan untuk masuk dalam hal perundingan, masuk dalam tim negosiator di dalam perusahaan.
Dari beberapa program ILO, kami juga mendorong di setiap pengurus ada perwakilan perempuan yang duduk di sana. Dengan aktifnya K2F, harapan kedepannya bisa terbentuk komisi kesetaraan di tingkat cabang-cabang sampai tingkat perusahaan, dengan begitu, informasi, interaksi dan advokasi bisa terdistribusikan sampai ke tingkat bawah.
Supardi juga berharap, setelah kegiatan ini harus ada tindak lanjut kedepannya, jangan berhenti disini. bikin rencana tindak lanjutnya, bikin group, dan rencanakan apa yang akan dilakukan kedepannya. Karena sekali lagi, penting untuk mendorong perempuan Kamiparho untuk bisa mengisi posisi strategis di dalam struktural organisasi.
Kami juga telah melakukan diskusi dengan GAPKI dalam hal ini bertemu dengan Sumargono Seragih selaku Ketua Bidang Ketenagakerjaan, kami mencoba diskusi tentang K3 dan peran pekerja perempuan disektor sawit. Bagaimana kita merencanakan perempuan Kamiparho dengan GAPKI nantinya akan membentuk Komisi Kesetaraan, Gender, ditingkat perusahaan yang tergabung di dalam kedua organisasi ini. Dan setelah webinar ini kami harap ada rencana tindak lanjut yang kongkrit untuk kedepannya.

Elly Rosita Silaban selaku Presiden KSBSI, merasa kagum akan perempuan Kamiparho bisa melaksanakan Webinar ini, artinya dalam perjuangan itu, ada perjuangan yang nyata. Kehadiran perempuan sangat dinantikan peran aktifnya, dan penting dalam keseimbangan organisasi, perempuan itu didalam kepengurusan akan memberikan warna yang berbeda.
Mendorong perempuan untuk menduduki posisi sebagai dicision meker, sehingga nantinya isu perempuan akan terangkat, pemberdayaan kawan-kawan perempuan akan lebih maju. Apresiasi untuk keberanian dalam melakukan Webinar ini, bahwa Kamiparho selalu berfikir maju dan semakin meninggalkan zona nyaman, apalagi ini didominasi oleh perempuan pesertanya, saya sangat senang.
Kedepannya, bisa saja perempuan Kamaparho berbicara perubahan iklim, memperdalam tantangan kedepannya, transisi yang adil untuk menuju ekonomi yang berkelanjutan dalam membuka ruang, penciptaan peluang bagi dunia kerja yang berkeadilan dan setara. Selaras dengan pa yang menjadi fokus KSBSI saat ini.
Apresiasi atas capaian Kamiparho yang sudah mengelar acara ini, semoga menghasilkan pemikiran-pemikiran yang baik, gagasan serta peran aktif perempuan kedepannya bisa lebih maju.
(RED/HTS/MKJ)




