KAMIPARHO.ORG, PALU – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) kembali menggelar pelatihan Paralegal bagi anggotanya di provinsi Sulawesi Tengah pada, Sabtu (15/11/2025).
Pelatihan bertempat di Hotel New Sentra Sulawesi, Kota Palu yang diikuti oleh perwakilan anggota dan pengurus cabang federasi afiliasi KSBSI diantaranya hadir perwakilan dari F HUKATAN, FSB KAMIPARHO, FSB NIKEUBA dan FPE sebanyak 25 orang. Hadir juga sebagai narasumber Ketua Umum DPP FSB KAMIPARHO, Supardi, Koordinator Wilayah KSBSI Sulawesi Tengah, Karlan L. Perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan kota Palu.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatnya pelayanan yang dilakukan oleh organisasi terhadap anggota, terutama dalam pendampingan advokasi kasus hubungan industrial yang dilakukan oleh pengurus baik di tingkat komisariat, daerah, provinsi.
“Belum lama ini kami melakukan pelatihan paralegal di kota Palu, Mereka sangat antusias untuk mengetahui mekasnisme beracara di PHI.” kata Supardi selaku narasumber utusan KSBSI, Rabu (19/11/2025).

Supardi mengatakan bahwa para peserta juga berharap ada pelatihan paralegal lanjutan kedepannya, karena kalau hanya sehari itu tidak cukup untuk belajar tentang Paralegal.
“Peserta juga kita latih cara membuat surat kuasa khusus, surat gugatan, materi gugatan berkaitan dengan perselisihan hubungan industrial.” jelas Supardi.
Dirinya menegaskan bahwa pelatihan Paralegal ini juga diharapkan agar peserta dapat meminimalisir atau mencegah terjadinya kasus perselisihan hubungan industrial di tingkat perusahaan.
Dalam pelatihan juga diisi dengan materi penyelesaian kasus di tingkat perusaghaan, Penyelesaian keluh kesah dan melakukan Bipartit di tingkat perusahaan, diskusi kasus antar peserta berdasarkan pengalaman di lapangan.
Kemudian membahas juga tentang Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial/LPPHI (UU no. 2 Tahun 2004). Bagaimana membuat surat kuasa, Somasi dan surat gugatan. Memahami Surat Kusa,Somasi dan penyusunan surat gugatan (peserta Praktek). Waktu dan mekanisme beracara di PHI. Pendekatan Pendekatan Pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning approach) dan banyak dilakukan presentasi, diskusi, Kerja Kelompok, dan Brainstorming.
Disela pelatihan juga diisi materi tentang program BPJS Ketenagakerjaan yang dibawakan oleh perwakilan BPJS Ketenagakerjaan kota Palu. (RED/Handi)




