Kamis, September 17, 2026

Buruh Internasional Desak Hentikan Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina

Kamiparho.org- Konfederasi Serikat Buruh Internasional atau International Trade Union Confederation ITUC dan ETUC menyerukan segera diakhirinya permusuhan dan konflik di Ukraina timur dan negosiasi dengan itikad baik untuk menyelesaikan krisis demi kepentingan rakyat.

Sekretaris Jenderal ITUC Sharan Burrow mengatakan dampak Rusia-Ukrania akan menyebabkan banyak nyawa sipil yang bakal kehilangan nyawanya. Orang-orang telah menderita selama tujuh tahun karena kegagalan untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk.

Ratusan pelanggaran gencatan senjata juga telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir karena perselisihan telah dipicu secara artifisial. Alih-alih membangun jembatan untuk perdamaian, sejumlah besar telah dihabiskan untuk persenjataan dan militer, dan retorika agresif telah menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut.

BACA JUGA :   Negara Diam, 12 ABK LCT CITA XX Hilang Sejak Juli 2024
Foto Reuters

“Konflik yang sedang berlangsung memiliki konsekuensi dramatis bagi ekonomi Rusia dan Ukraina serta di tempat lain di Eropa. Risiko eskalasi konflik, dengan konsekuensi yang menghancurkan adalah nyata. Dan akan terus berlanjut sampai ada dialog serius yang membahas akar penyebab perselisihan,” ucapnya dalam laman website ituc.org.

Sementara Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyampaikan keputusan kepresidenan Rusia untuk memberikan pengakuan kepada dua wilayah separatis sebagai tidak konsisten dengan Piagam PBB dan pelanggaran integritas teritorial. Dia telah menyerukan penyelesaian damai konflik di Ukraina timur sesuai dengan perjanjian Minsk, yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB dalam resolusi 2202 yang diadopsi pada tahun 2015. Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa juga telah mengeluarkan kecaman.

BACA JUGA :   Disela Agenda ILC ke-110 Jenewa, Presiden KSBSI Bertemu Dan Berdiskusi Dengan Sekjen ITUC

Keamanan bersama

Luca Visentini, Sekretaris Jenderal ETUC dan ITUC Pan-European Regional Council (PERC), mengatakan: “Presiden Komisi Eropa dan Dewan Eropa, dan perwakilan tinggi UE, telah membuat pernyataan kuat untuk mendukung Ukraina. integritas teritorial dan perjanjian Minsk, serupa dengan pernyataan Sekjen PBB.

“Semua pemimpin politik harus memiliki keberanian untuk menghindari perang, mencari kompromi dan menghormati kesepakatan, dan kebijaksanaan untuk membangun ekonomi berkelanjutan yang bekerja untuk rakyat dan memberikan dasar penting bagi keamanan bersama.

Runtuhnya langkah-langkah keamanan bersama, seperti Perjanjian INF dan Perjanjian tentang Open Skies, yang menyediakan saluran untuk verifikasi dan dialog, terkait dengan melemahnya keseluruhan ketentuan Perjanjian Helsinki, yang telah membantu memastikan perdamaian selama hampir 50 tahun. bertahun-tahun.

BACA JUGA :   L20-C20 Bahas Perlindungan Sosial dalam Pertemuan Kedua EWG Presidensi G20 Indonesia

“Sekarang ada prospek nyata bahwa kerangka vital ini akan benar-benar terurai dan militerisasi di Eropa, yang telah berlangsung, akan meningkat.

“Kami menyerukan langkah-langkah mendesak untuk menyatukan semua pemimpin politik yang relevan untuk membangun kerangka keamanan bersama seperti yang dimulai di Helsinki. Dunia membutuhkan kontrak sosial baru, bukan konflik lagi. Kami membutuhkan investasi pada orang dan pekerjaan, dalam perdamaian dan stabilitas,” ucapnya.

(RED/HTS/MKJ)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Ini 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamiparho.org-Jakarta, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan bentuk pelayanan pemerintah akan jaminan kesehatan terhadap masyarakat. Meski demikian diketahui bahwa terdapat sejumlah penyakit yang...

KSBSI Tegaskan Tolak Kenaikan BBM

kamiparho.org-JAKARTA-Pemerintah bakal memberikan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 16 juta pekerja/buruh dengan gaji dibawah Rp3,5 juta per bulan. Namun subsidi tersebut bersamaan dengan...