Kamiparho.org-JAKARTA, Kamar Dagang Indonesia (KADIN) sebagai penyelenggara Bisnis 20 (B20) sampaikan prioritas B20 dalam Kick Off Meeting Labour 20 (L20) Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin, (31/01,2022)
Sebagai informasi bahwa, Bisnis 20 (B20) adalah grup yang mewakili komunitas bisnis di negara-negara yang tergabung dalam G20. Delegasi yang terlibat meliputi psosisi eksekutif tingkat tinggi dari perusahaan multinasinal besar dan organisasi dari negara-negara G20, B20 mewakili lebih dari 6,5 juta unit bisnis
Dalam kegiatanya B20 melakukan pertemuan guna menympaikan yang rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti pada prioritas yang ditetapkan oleh setiap Kepresidenan untuk memacu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.
B20 menunjuk Shinta Widjaja Kamdani sebagai Chair B20 yang nantinya akan menjalani rangkaian pertemuan-pertemuan B20, dan menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan B20 di tahun 2022, yang puncaknya di agenda Konferensi Tingkat tinggi B20.

Arsjad Rasjid dalam sambutanya mengatakan bahwa perlunya menyampaikan apa yang menjadi isu prioritas kami di B20, “Pandemi telah menyebabkan distrupsi besar pada dunia kerja dan pendidikan secara global dan pandemi mendorong tren yang membentuk masa depan pekerja dan pendidikan.” katanya
“Kemajuan teknologi dan revolusi industri ke 4 telah mempercepat transisi ke green economy dan mengubah pengerak ekonomi fundamental, dari energi dan manufaktur ke bio dan inovasi.” jelasnya
“Praktek dan norma yang mengatur dimana, kapan, dan bagaimana pekerjaan dan pembelajaran berlangsung telah bergeser, dengan beragam bentuk pekerjaan, adanya hybrid working dan pembelajran jarak jauh, kini menjadi agenda utama.” ungkapnya
Pandemi terus membawa dampak buruk dan luas di sektor dan kemajuan inklusif, ditempat kerja banyak yang mengalami kemunduruan, pandemi juga membuat dampak yang tidak proporsional terhadap pekerja perempuan.
Dalam kesempatan yang sama Shinta Widjaja Kamdani selaku Chair B20 menambahkan bahwa, perlu adanya penciptaan pekerjaan yang sustainable, karena itu akan mendukung pemulihan dan pertumbuhan paska pandemi yang selaras dengan pekerjaan di masa depan.” katanya
“Meningkatkan system pendidikan dan pembelajaran seumur hidup untuk pekerjaan di masa depan, dan memastikan inklusif tenaga kerja secara cepat paska pandemi.” terangnya
Hadir dalam agenda tersebut Menko Airlangga Hartanto, Elly Rosita Silaban selaku Chair L20 dan jajaran Co-Chair L20, Co-Sherpa G20, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Anwar Sanusi selaku Sekjen Kemenaker, Arsjad rasjid selaku Ketua Umum KADIN Indonesia, Ketua Umum APINDO, serta Working Group W20 dan Shinta Widjaja Kamdani selaku Chair B20, Ketua Umum APINDO Hariyadi Sukamdani.
(RED/HTS/MKJ)




