Kamis, September 17, 2026

Laporan Rantai Suplai Ikan Tuna Indonesia–Australia Buruk, Buruh Tuntut Ratifikasi K-188

Jakarta, 11 Maret 2026 — Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban menegaskan kembali komitmennya untuk mendorong perlindungan pekerja awak perikanan. Ia meminta pemerintah segera meratifikasi K 188 sebagai komitmen politik Presiden Prabowo terhadap buruh Indonesia dan kerangka legal perlindungan awak kapal perikanan.

“Buruh meminta kepada pemerintah Indonesia untuk segera meratifikasi K 188, melakukan harmonisasi kebijakan ketenagakerjaan sektor perikanan, menindak tegas pelaku kerja paksa, dan komitmen bersama untuk membangun sistem industri perikanan yang transparan, akuntabel dan berbasis HAM dan keadilan gender.” unkap Elly usai menghadiri agenda diskusi pembahasan Laporan Rantai Suplai Ikan Tuna Indonesia–Australia yang diinisiasi oleh Jejaring Serikat Pekerja/Serikat Buruh Sektor Perikanan Indonesia bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil, pada Rabu (11/3/2026) di Hotel Mercure Jakarta Cikini, Jakarta Pusat.

BACA JUGA :   Greenpeace Indonesia Gelar Diskusi Publik Pengawalan dan Tantangan Implementasi KILO 188

Diskusi tersebut menghadirkan berbagai perwakilan organisasi buruh, lembaga masyarakat sipil, serta pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap kondisi pekerja di sektor perikanan.

Diskusi, dilatarbelakangi oleh tingginya nilai perdagangan ikan tuna Indonesia ke Australia yang selama ini belum sepenuhnya diikuti dengan jaminan perlindungan dan kesejahteraan bagi para pekerja atau buruh yang bekerja di atas kapal penangkap ikan. Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh Greenpeace Southeast Asia bersama Uniting Church in Australia Synod of Victoria and Tasmania, ditemukan indikasi praktik kerja paksa yang masih terjadi dalam industri perikanan tuna Indonesia, khususnya pada kapal-kapal yang memasok bahan baku ke perusahaan pengolahan ikan yang kemudian mengekspornya ke Australia.

BACA JUGA :   Pertemuan Lanjutan Proyek Sektor Perikanan ILO Jakarta, Apa Saja Yang Dibahas

Diskusi tersebut juga menjadi ruang penting untuk membahas temuan-temuan tersebut sekaligus mendorong perbaikan tata kelola rantai pasok perikanan tuna yang lebih transparan, adil, dan menghormati hak-hak pekerja. Para peserta menekankan bahwa perlindungan terhadap buruh perikanan harus menjadi perhatian serius, mengingat sektor ini memiliki risiko kerja yang tinggi dan seringkali berada di wilayah yang jauh dari pengawasan publik.

Selain memaparkan temuan laporan, forum ini juga menjadi kesempatan bagi serikat pekerja, organisasi masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan pandangan serta rekomendasi kebijakan. Harapannya, pemerintah, pelaku industri, serta negara tujuan ekspor dapat memastikan bahwa produk perikanan yang diperdagangkan tidak berasal dari praktik eksploitasi tenaga kerja.

BACA JUGA :   Regulasi yang Tumpang Tindih, Jejaring Serikat Pekerja/Buruh Maritim Lakukan Audiensi ke Kementerian KKP

Melalui diskusi ini, para peserta juga mendorong penguatan mekanisme pengawasan, peningkatan perlindungan hukum bagi buruh kapal perikanan, serta komitmen industri untuk memastikan rantai pasok yang bebas dari praktik kerja paksa dan pelanggaran hak asasi manusia.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara serikat pekerja, organisasi masyarakat sipil, dan berbagai pihak terkait dalam memperjuangkan kondisi kerja yang lebih layak dan berkeadilan bagi buruh sektor perikanan di Indonesia. (RED)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Dorong Kesetaraan Gender, Menaker Minta Perusahaan Memberi Kesempatan Kerja Bagi Perempuan

Kamiparho.org-Jakarta- Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mendorong perusahaan agar menerapakan kesetaraan gender ditempat kerja dengan memberikan kesempatan kerja yang sama antara laki-laki dan perempuan. Pasalnya,...

Peserta JHT BPJAMSOSTEK, Kini Bisa Memiliki Rumah BTN

Kamiparho.org- Jakarta, Dalam sesi sambutan pembukaan Rakornas KSBSI 2021, di Hotel Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis ( 28/10/2021), Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama BPJAMSOSTEK...

Imbas Gagalnya Perundingan, Buruh PT Tunas Kreasi Perkasa Makassar Duduki Perusahaan

Kamiparho.org-Makassar, Buruh PT Tunas Kreasi Perkasa (TKP) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Makassar menduduki perusahaan imbas tidak ada kesepakatan terkait perundingan Bipartit. Seperti diketahui sejak tanggal...

Presiden KSBSI Mendesak Pemerintah Kamboja Terkait Perselisihan Pekerja NagaWorld

Kamiparho.oeg-JAKARTA, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban menyampaikan statmen di sela kunjungan ke Kedutaan Besar Kamboja, terkait penyampaian solidaritas, pernyataan...

Kemenperin Pastikan Industri Minyak Goreng Sawit Dukung Kebutuhan Masyarakat

Kamiparho.org-JAKARTA, Kementerian Perindustrian berupaya untuk selalu menjaga produktivitas industri minyak goreng sawit (MGS) dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden...