Kamis, September 17, 2026

Presiden KSBSI Mendesak Pemerintah Kamboja Terkait Perselisihan Pekerja NagaWorld

Kamiparho.oeg-JAKARTA, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban menyampaikan statmen di sela kunjungan ke Kedutaan Besar Kamboja, terkait penyampaian solidaritas, pernyataan sikap terhadap permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi di NagaCorp.Ltc Kamboja.

“Kita semua berharap atas desakan-desakan, aksi solidaritas dan pernyataan sikap, dari aktifis serikat buruh dibelahan dunia, akan membuka hati pengusahanya, apapun yang dilakukan buruh dalam menuntut haknya, itu adalah sah, karena mogok kerja yang dilakukan oleh Pekerja NagaCorp diatur dalam undang-undang Kamboja, dan itu sah.” kata Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, seperti diberitakan dikanal you tube MKJ.

BACA JUGA :   Kamiparho Memandang Kenaikan Upah Minimum 2023 Maksimal 10% Masih Obyektif

“Harapan kami, semoga pekerja ter PHK, imbas terlibat dalam Mogok kerja dan unjuk rasa di NagaCorp segera dipekerjakan kembali, aktifis yang dipenjara segera dibebaskan.” jelasnya

“Aksi solidaritas ini mungkin akan berlanjut ya, diseluruh belahan dunia, serikat buruh yang tergabung di dalam ITUC akan melakukan hal yang sama, sekarang kami di indonesia, masih melakukan aksi solidaritas tanpa massa aksi yang besar ya. karena masih pandemi.” ungkapnya

BACA JUGA :   Bertemu Manajemen Musim Mas Grup di Pontianak, Ketum FSB Kamiparho Sampaikan Hal Ini

“Kami menghimbau dan meminta kepada pemerintah Kamboja, untuk mempekerjakan kembali.” tutupnya

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban bersama jajaran Dewan Eksekutif Nasional (DEN KSBSI) dan perwakilan Federasi yang berafiliasi, menyambangi kedutaan besar Kamboja yang berada di Jalan Pejaten Raya untuk menyerahkan surat dukungan dan solidaritas bagi buruh/pekerja perusahaan kasino terbesar di Kamboja yakni NagaCorp Ltd, yang sedang bermasalah dengan pekerja.

BACA JUGA :   Komite Bersama SP/SB Tentang Penguatan K3, Hari Ini Gelar Audiensi Dengan Kemnaker

Seperti diketahui bahwa, pekerja telah melakukan mogok kerja menuntut memperkerjakan kembali 365 karyawan yang diberhentikan pada bulan April 2021 oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong itu.

Ribuan pekerja berdemonstrasi di depan kompleks hotel dan kasino NagaCorp di Phnom Penh. Ketua serikat pekerja Chhim Sithar mengatakan para pekerja yang diberhentikan dari pekerjaan, tidak diberi kompensasi yang layak.

(RED/HTS/KMP)

 

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Pemprov DKI Revisi Kenaikan UMP Menjadi 5.1%

Kamiparho.org-JAKARTA, Pemprov DKI Jakarta akhirnya merevisi Upah Minimum Provinsi (UMP) dengan menaikan menjadi sebesar 5,1%, awal yang baik bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta, dan daya...

Dorong Ratifikasi KILO 188, Jejaring Perikanan Gelar Audiensi dengan Menteri KKP

Kamiparho.org, Jakarta - Jejaring Serikat Pekerja Serikat Buruh Sektor Perikanan kembali menggelar audiensi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (Kemen KKP) di Jakarta,...

Apa Itu Presidensi G20 Indonesia?

Jakarta, Indonesia Telah Resmi Sebagai Presidensi G20. Indonesia ditetapkan pada Riyadh Summit 2020, dan memegang presidensi G20 sejak serah terima dari Italia pada 31...

21 Maret Dikenal Sebagai Hari Penghapusan Diskriminasi, KSBSI: Lawan Rasisme!

Kamiparho.org-Jakarta, Setiap tanggal 21 Maret, masyarakat dunia memperingati Hari Internasional Penghapusan Diskriminasi Rasial Sedunia. Aktivis serikat buruh pun tetap memperingati perayaan tersebut dengan melakukan...

KAMIPARHO Gelar Diskusi Ship to Shore terkait Coaching PKB di DKI Jakarta

KAMIPARHO.ORG, JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) kembali melakukan agenda tindak lanjut...

Buruh Internasional Desak Hentikan Konflik Bersenjata Rusia-Ukraina

Kamiparho.org- Konfederasi Serikat Buruh Internasional atau International Trade Union Confederation ITUC dan ETUC menyerukan segera diakhirinya permusuhan dan konflik di Ukraina timur dan negosiasi...