KAMIPARHO.ORG, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) kembali melakukan agenda tindak lanjut program Ship to Shore terkait Coaching Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di kota Bitung secara daring.
Agenda diskusi ini dilakukan pada, Minggu (7/05/2023) secara daring untuk menindak lanjuti implementasi dari program perikanan yang selama ini sudah dijalankan yakni, pelatihan hak-hak dasar ditempat kerja dan tehnik negosiasi perundingan PKB.
Agenda ini diikuti peserta dari perwakilan dari Pengurus Komisariat, Clif Pangalila, Markus Garusu, Yuli Loho (PT Deho), Siscanellya (PT Carniva), Beatrzh Ligo (PT SMS), DPP FSB Kamiparho, dan Ardyo Londo, Olten Sikopong (DPC FSB Kamiparho kota Bitung).
Dalam sambutannya, Supardi, Ketua Umum DPP FSB KAMIPARHO menyampaikan rasa senangnya bisa bertemu kembali dengan pengurus daerah khususnya di kota Bitung, Ia menyampaikan bahwa pertemuan ini nantinya akan menbahas diantaranya,
“Perkembangan perubahan nama PK Deho dari KSBSI ke FSB KAMIPARHO, Perkembangan PKB di Deho dan Carvina yang diantaranya, perkembanagan Draft PKB, lalu tim negosiasi PKB, serta perkembanagn dialog dengan perusahaan.” kata Supardi.
Lalu ada, pengorganisasian di sektor perikanan (target 200 orng), Perkembangan dari SK Walikota terkait perlindungan perempuan, Praktik baik yang dilakukan kawan-kawan di Bitung terkait sektor perikanan (jika ada).
Dalam kesempatan yang sama, Sulistri, Sekejnd DPP FSB KAMIPARHO menjelaskan pentingnya untuk PK PT Deho bisa dapat diperbaiki tentang pencatatan dari sebelumnya KSBSI ke KAMIPARHO, karena nama legalitas sangat penting, dan berpengaruh di kemuadian hari jika terjaid masalah di proses Litigasi.
“Pentingnya tindak lanjut dari yang sudah didapatkan dari pelatihan perikanan sebelumya, tentang progres setelah mendapatkan pelatihan tindak lanjut dari kawan kawan di Bitung harus nyata. (RED/Handi)




