KAMIPARHO.ORG, SAMBAS – Rombongan DPP FSB KAMIPARHO disela agenda konsolidasi di Kalimantan Barat menyempatkan bertemu dengan manajemen KPN Corp di Bedar Resto Cafe Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Rabu (23/08/2023) malam.
“Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) menyempatkan bertemu dengan manajemen KPN Corp di Kabupaten Sambas.” kata Supardi.
Supardi, ketua umum DPP FSB KAMIPARHO mengatakan pertemuan informal tersebut dihadiri Bapak Memet Kosasih, Febrianta Ginting, Pak Aldes, Steven beserta jajarannya. Ia menekankan bahwa pentingnya menjalin hubungan industrial yang harmonis dari tingkat atas sampai di tingkat perusahaan.
“Kami membicarakan beberpa hal mengenai permasalahan yang terjadi di kepengurusan FSB KAMIPARHO PT WKN, yang belum selesai dan terkesan tertunda-tunda.” jelas Supardi.
DPP KAMIPARHO juga menyampaikan serapan aspirasi anggota yang diantaranya, mengenai kompensasi satu bulan gaji terhadap buruh kontrak yang habis masa kontraknya.
“Ada sekitar 28 orang yang belum mendapatkan konpensasi 1 bulan gaji akibat habis kontrak sesuai dengan aturan yang berlaku.” ungkapnya.

Kedua terhadap, 5 orang anggota yang mengundurkan diri akibat sakit berkepanjangan. Lalu mengenai ekstra puding bagi buruh harian lepas di bagian pemupukan dan penyemprotan, dimana mereka idealnya juga mendapatkan ekstra puding juga, seperti karyawan kontrak dan tetap.
“Intinya, dalam pertemuan tersebut, kami menyampaikan apa yang menjadi permasalahan di PT WKN. Dari pihak manajemen pusat menyambut baik sosial dialog yang selama ini Kamiparho bangun, sepanjang itu normatif, dan hak kewajiban kedua belah terpenuhi, pihak manajemen tidak menutup mata.” tutup Supardi.
Turut hadir dalam pertemuan, Sulistri Sekretaris Jenderal DPP FSB KAMIPARHO, Hendrik Damanik selaku Organizer KAMIPARHO Kalbar, Frans Sagala, SH selaku Organizer FSB KAMIPARHO Kalimantan Barat, Suherman Korwil KSBSI Kalimantan Barat. (RED/Handi)




