KAMIPARHO.ORG, SAMBAS – Dalam rangka memperkuat perlindungan jaminan sosial terhadap angotanya di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB KAMIPARHO) gandeng BPJS Ketenagakerjaan menggelar Workshop Manfaat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi anggota dan Pengurus Komisariat (PK) serta Dewan Pengurus Cabang (DPC) FSB KAMIPARHO Kabupaten Sambas.
JKP merupakan salah satu program BPJS Ketenagakerjaan dimana program tersebut mengatur jaminan sosial berupa uang tunai, konseling, informasi pasar kerja, dan pelatihan untuk pekerja atau buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Supardi, Ketua Umum DPP FSB KAMIPARHO dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan mengatakan bahwa disetiap agenda kegiatan organisasi terutama di daerah-daerah, FSB KAMIPARHO selalu mensosialisasikan jaminan sosial bagi anggotanya. Hal ini dirasa penting, menginggat perlindungan sosial harus diperkuat, paling tidak anggota dapat mengetahui hak dan kewajiban sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Banyak pekerja/buruh yang belum mengetahui program-program BPJS TK, dari manfaat serta hak dan kewajiban sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tadi, kami juga meminta pihak BPJS untuk mensosialisasikan juga semua program tidak hanya mengenai JKP, karena semua program sangat berkaitan.” kata Supardi di Sambas, Rabu (23/08/2023).
Supardi juga menekankan bahwa dalam agenda tersebut nantinya juga akan ada diskusi-diskusi seputar kasus terkait pelayanan, ataupun informasi tentang program baru BPJS TK misalnya tentang manfaat layanan tambahan yang belum lama ini diluncurkan.

Sementara itu, Suherman selaku Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (Korwil KSBSI) Kalimantan Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa penting bagi pekerja untuk mengetahui manfaat program-program BPJS Ketenagakerjaan terutama JKP.
“Kesejahteraan buruh tidak hanya diukur dari upah melainkan juga dari jaminan sosialnya, apakah perusahaan mengikutkan karyawannya sebagai peserta program BPJS kesemuanya atau hanya sebagian, bahkan ada yang belum terdaftar. Untuk itu, harapannya peserta dapat interaktif menanyakan informasi yang kurang jelas, mumpung ada BPJS disini.” jelas Suherman.
Turut hadir dalam agenda tersebut diantaranya, 25 peserta yang berasal dari perwakilan anggota dan pengurus DPC FSB Kabupaten Sambas. Sulistri Sekretaris Jenderal DPP FSB KAMIPARHO, Hendrik P. Damanik, SH selaku sekretaris Koordinator Wilayah (KORWIL) kalimantan barat, Frans Sagala, SH selaku Organizer FSB KAMIPARHO Kalimantan Barat dan perwakilan dari Kanwil BP JAMSOSTEK provinsi Kalbar & BP JAMSOSTEK Kota Singkawang. Ir. Eddy Suryadi selaku ketua DPC FSB KAMIPARHO Kabupaten Sambas beserta jajaran Pengurus Komisariat. (RED/Handi)




