KAMIPARHO.ORG, DEPOK – Pengurus Komisariat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (PK FSB KAMIPARHO) Hotel Bumi Wiyata kota Depok diterima audiensi oleh Fraksi Partau Gerindra, DPRD Kota Depok pada, Jumat (23/05/2025). PK FSB KAMIPARHO menyampaikan keluh kesah terkait perselisihan hubungan industrial yang saat ini terjadi di Hotel Bumi Wiyata.
“Gaji selama beberapa bulan dan THR Idul Fitri, yang sampai kini tak kunjung dibayarkan akibat pemasukan Hotel mengalami penurunan.” kata M Soleh Ketua PK FSB KAMIPARHO Hotel Bumi Wiyata.
M Soleh juga menegaskan bahwa kedatangan FSB KAMIPARHO ke DPRD untuk mencari solusi dari semua permasalahan yang terjadi di Hotel Bumi Wiyata, tentunya untuk keberlangsungan bekerja dan berusaha, bahwa negara harus hadir disaat rakyatnya mengalami kesusahan.
Sementara itu, Ketua Komisi B dari Fraksi Gerindra, Hamzah mengatakan, kedatangan serikat buruh Hotel Bumi Wiyata, untuk meminta bantuan agar nasib mereka diperjuangkan.
“Kami juga mendesak kepada manajemen Hotel Bumi Wiyata untuk membayarkan gaji dan THR mereka. Karena mendengar cerita mereka, sungguh prihatin,” ungkap Hamzah.
Hamzah mengatakan, ada sejumlah karyawan yang tidak mampu membayar kontrakan rumah, sampai membeli susu untuk anaknya. Pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Walikota Depok, guna membahas lebih jauh soal nasib karyawan ini.
“Kurang lebih 114 orang (belum terima pembayaran) yang dari bulan Maret, April, dan Mei juga ini. Dan THR belum terbayarkan,” tegas wakil rakyat dari Cilodong – Tapos ini.
Lebih lanjut, jelas Hamzah, jika memang manajemen berat untuk membayar penuh, pembayaran bisa 50 persen dahulu. Karyawan memberi lampu hijau soal itu.
“Yang terpenting ada uang masuk untuk mereka,” jelas Hamzah.
Hamzah menambahkan, dalam waktu dekat akan meminta keterangan manajemen Hotel Bumi Wiyata usai berkoordinasi dengan Pemkot Depok. apalagi sebelumnya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer Gerungan, mendesak agar gaji segera dibayarkan.
Tentunya pasti Fraksi Gerindra akan mengawal ini. Karena ini masyarakat Kota Depok. Rakyat kita. Jangan sampai terzalimi dengan pengusaha,” tegas Hamzah.
“Saya yakin manajemen Hotel Bumi Wiyata punya hati nurani. Kalau seandainya itu terjadi kepada dirinya, kepada anaknya, kepada keluarganya, pasti sangat sakit,” tandas Hamzah.




