Kamis, September 17, 2026

Fokus dan Perhatian KSBSI Tahun Ini Mengangkat Isu Tentang Perubahan Iklim

Kamiparho.org-Jakarta, Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) tahun ini akan menfokuskan aktivisnya pada kampanye dan advokasi perubahan iklim (Climate Change). Tujuan program ini adalah untuk mewujudkan transisi global yang adil tentang perubahan iklim.

“Langkah awal agenda yang bakal dilakukan KSBSI adalah melakukan riset terkait dengan perubahan iklim. Tapi riset ini akan lebih fokus menyoroti perubahan iklim dan keadilan iklim dan transisi yang adil,” ucap Markus Sidauruk Deputi Bidang Program di Kantor KSBSI, Cipinang Muara Jakarta Timur, Selasa (15/2/2022).

Kemudian, akan dilanjutkan kegiatan workshop dengan mengundang federasi afiliasi KSBSI serta lintas serikat pekerja/serikat buruh, perwakilan pemerintah dan akademisi. Tujuan workshop ini nantinya akan menyerap saran dan masukan dalam mengatasi dampak perubahan iklim, khususnya di dunia kerja.

BACA JUGA :   Dyahtanti Bicara Pelaksanaan Pengawas Ketenagakerjaan

“Saya nilai semua pihak, baik dari serikat buruh, pengusaha dan pemerintah harus satu persepsi menyikapi perubahan iklim. Sebab,masalah ini sudah menjadi persoalan global,” ungkapnya.

Markus menjelaskan, salah satu penyebab perubahan iklim itu karena salah satunya energi batubara, gas serta fosil untuk kebutuhan energi seperti bahan bakar minyak. Karena itulah, mengingat situasi perubahan iklim semakin mengancam manusia, KSBSI bagian yang terpanggil melakukan edukasi kepada buruh untuk menyelamatkan kerusakan alam.

“Buruh harus sadar, kalau dampak perubahan iklim tidak disikapi sejak dini, maka akan membawa dampak pada generasi muda selanjutnya,” ucapnya.

Lanjutnya, kampanye perubahan iklim yang rutin digaungkan sekarang ini telah memiliki dampak positif. Sebab, dengan adanya desakan ini untuk membuat perusahaan multinasional melakukan transisi perubahan iklim yang ramah lingkungan. Dan sangat baik, jika kedepannya industri tambang seperti fosil dan batubara segera berakhir.

BACA JUGA :   Foto Kegiatan IIWE-KSBSI Hotel Golden Boutique

“Kemudian pemerintah dan pengusaha harus terlibat untuk pengalihan buruh tenaga kerja di pertambangan ini ke sektor industri yang ramah lingkungan,” pungkasnya.

Tepatnya, Markus menegaskan dampak perubahan iklim tak hanya terjadi di satu negara saja, tapi semua negara. Dia juga menjelaskan hasil workshop ini nantinya akan dijadikan dokumen dan baghan rujukan. Termasuk akan diberikan kepada pemangku jabatan negara, seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta NGO internasional yang fokus pada isu lingkungan dan ketenagakerjaan.

“Agenda perubahan iklim yang akan dilakukan satu tahun ini juga sebagai ajang sosialisasi. Agar pemerintah, pengusaha dan serikat serikat buruh memiliki satu pemahaman dalam menyikapi perubahan iklim,” ujarnya.

BACA JUGA :   Evaluasi dan Rencana Kerja, 23-25 Agustus 2022 Kamiparho Akan Gelar Rakernas 2022

Sebab, sampai hari ini masalah perubahan iklim di Indonesia belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah dan pengusaha. Padahal ancamannya semakin terlihat nyata. Oleh sebab itulah, KSBSI menginginkan isu climate change menjadi salah satu isu nasional yang harus disikapi semua pihak.

“Sejauh ini serikat pekerja/serikat buruh di Indonesia memang belum tersosialisasi dengan baik untuk melakukan kampanye dan advokasi dampak perubahan iklim. Jadi ada baiknya melakukan hal-hal terkecil dulu,” ungkapnya.

KSBSI sendiri sejak beberapa tahun ini mulai melakukan agenda penyelamatan bumi. Seperti membuat taman hijau KSBSI dan beberapa pengurus dan anggota di daerah telah melakukan program penanaman pohon, serta daur ulang sampah.

(RED/HTS/MKJ)

Tinggalkan Balasan

spot_imgspot_img

Berita Popular

More from author

Penguatan Organisasi, PK Hotel Bumi Wiyata Gelar Pelatihan di Puncak

Kamiparho.org, Bogor - Supardi Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Restoran Hotel dan Tembakau (DPP FSB Kamiparho) mengatakan bahwa,...

Jelang Putusan Sidang Gugatan Formil UU Cipta Kerja, KSBSI Rencanakan Demo Besar

Kamiparho.org-Jakarta, Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) berencana untuk menggelar aksi unjuk rasa (demonstrasi) besar-besaran menuntut Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK)...

Sidang MK (XIII), Keterangan Kedua Saksi Yang Dihadirkan DPR, ditolak Kuasa Hukum Pemohon.

Kamiparho.org-Jakarta, Persidangan Mahkamah Konstitusi, Perkara Nomor 91.103.105,107/PUU-XVIII/2020, Perkara Nomer 4,6/PUU-XIX/2021, Selasa, 19 Oktober 2021, Mendengarkan Keterangan Saksi DPR (XIII), Pengujian Formil dan Materiil  Undang...

Ini Yang Dibahas Dalam Pertemuan Bulanan DPC KAMIPARHO DKI Jakarta

Kamiparho.org-Jakarta, Dewan Pengurus Cabang (DPC) FSB KAMIPARHO DKI Jakarta mengadakan pertemuan rutin bulanan, di kantin beringin, KBN Cakung, Jakarta Timur. Minggu (14/11/2021) Acara tersebut dilakukan...

KSBSI Gelar Audiensi Dengan Kemnaker Bahas Isu Perlindungan Perempuan

Jakarta - Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) bekerja sama dengan Danish Trade Union Development Agency (DTDA) melakukan audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia...

G20 Presidensi Indonesia, Kemnaker Tawarkan Vokasi Berbasis Komunitas (BLK Komunitas)

Kamiparho.org-Jakarta, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengatakan salah satu konsep atau rekomendasi yang akan ditawarkan dalam Presidensi G20 nanti, yakni kebijakan tentang pendidikan...