kamiparho.org-Manado, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Federasi Serikat Buruh Makanan Minuman Pariwisata Hotel Restoran dan Tembakau (KAMIPARHO)- Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara, hari ini melakukan aksi unjuk rasa di 5 titik. Selasa (23/11)
“Rute aksi demo hari ini adalah kami ke Kantor Gubernur, Kantor Walikota, DPRD Kota Manado, DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Hotel Sahid Kawanua.” kata Hamzah Kamasaan selaku Ketua DPC FSB KAmiparho-KSBSI Kota Manado.
“Isu yang kami angkat antara lain tentang UU Cipta Kerja, mendesak pemerintah untuk mengeluarkan Klaster ketenagakerjaan dari Cipta Kerja, sesuai tuntutan KSBSI, yang saat ini sedang melakukan gugatan UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi (MK).” jelasnya.

“Permasalahan yang terjadi di Hotel Sahid Kawanua Manado, bahwa karyawan sejak pandemi covid 19 melanda dirumahkan tanpa diberikan upah dan status yang tidak jelas, tanpa perundingan atau kesepakatan dengan serikat buruh.”
“Terkait BPJSTK yang telah kami laporkan ke pihak yang berwajib, atas dugaan pengelapan iuran BPJSTK oleh Hotel Sahid Kawanua manado. Kami mendesak pihak yang berwajib untuk segera menindak lanjuti pelaporan kami.”tandasnya.
“Sangat aneh, perusahaan milik keluarga Apindo, yang seharunya menjadi contoh teladan, ternyata menjadikannya sebagai tameng dan tempat berlindung.” pungkasnya. (RED/HTS/KMP)




